Mon. Mar 30th, 2020

Kematian Akibat Coronavirus Telah Melampaui SARS 17 Tahun Lalu

Lebih dari 34.800 orang telah terinfeksi virus corona baru di seluruh dunia, sebagian besar di Cina.

Penderita Coronavirus sudah mencapai 34.000 orang. Di provinsi Hubei, Tiongkok saja, korban tewas sudah mencapai 1300 orang (Bloomberg), angka ini melampaui jumlah korban akibat virus SARS pada tahun 2003 lalu yakni sejumlah 774 orang di lebih dari 24 negara berbeda.

Lebih dari 34.800 orang telah terinfeksi virus corona baru di seluruh dunia, sebagian besar di Cina. Januari lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan darurat kesehatan global atas wabah baru ini. Dinas kesehatan provinsi Hubei menyatakan sejak Sabtu lalu, angka kematian sudah mencapai 780 orang, sementara bila ditotalkan angka tersebut dengan jumlah korban yang ada di Hongkong maupun Filipina, jumlah korban tercatat 811 jiwa.

Virus baru, 2019-nCov, pertama kali dilaporkan di ibu kota Hubei di Wuhan, dan kota tersebut telah terisolasi selama berminggu-minggu. Ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada hari Sabtu virus itu masih terkonsentrasi di Hubei, sementara semenjak empat hari terakhir jumlah kasus cenderung stabil. Namun, menurutnya masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah penyebaran virus sudah mereda atau belum, karena epidemi seringkali dapat melambat sebelum berakselerasi lagi. Akan tetapi, dia menambahkan, perlambatan adalah “kesempatan” bagi mereka untuk bekerja mengendalikan virus.

Pada hari Minggu, media pemerintah setempat melaporkan provinsi Hebei akan menutup sekolah-sekolah hingga setidaknya sampai 1 Maret. Sementara itu di Hong Kong, penumpang di kapal pesiar yang dikarantina diizinkan turun setelah tes menunjukkan tidak ada tanda- tanda infeksi di antara mereka, baik penumpang maupun kru.


Pada hari Sabtu kemarin, Hong Kong menerapkan periode karantina dua minggu wajib bagi siapa pun yang datang dari daratan Tiongkok. Para pendatang diminta untuk mengisolasi diri di kamar hotel atau pusat yang dikelola pemerintah, sementara penduduk diharuskan untuk tinggal di rumah mereka. Apabila melanggar, akan dihukum dengan denda dan hukuman penjara.

Ada 26 kasus yang dikonfirmasi dari virus di Hong Kong. Pada hari Kamis, seorang warga negara AS berusia 60 tahun – korban non-Cina pertama yang dikonfirmasi atas penyakit tersebut meninggal di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan. Pada hari Sabtu, Prancis mengkonfirmasi lima kasus baru di wilayah Haute-Savoie, termasuk seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun, yang menjadikan total 11 orang yang terinfeksi di negara itu menjadi 11. Menteri Kesehatan Perancis Agnès Buzyn mengatakan semua dari lima kasus baru adalah warga negara Inggris yang juga menampung seorang warga Inggris yang pernah berada di Singapura. Kondisi mereka tidak dikatakan serius. Enam orang lagi yang tinggal di masih dalam pengamatan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Blogs

Group Members does not create any posts yet